Rabu, 07 November 2007

Announcer by : Reno RAditya


“MENDENGARKAN CINTA”

Manusia memang makhluk rumit dan suka aneh sendiri. Hal-hal yang ingin diuatarakan atau yang harus dikatakan, justru malah tidak pernah diungkapkan. Parahnya lagi, kita terbiasa menggunakan simbol-simbol atau kata-kata lain buat menunjukkin arti sebenarnya. Walhasil, orang lain juga bingung dengan maksud kita sebenarnya. Terakadang memang ada saat-saat kita merasa tidak nyaman mengekspresikan cinta yang kita rasa, karena takut mempermalukan orang lain atau diri kita sendiri. Kita ragu untuk mengatakannya, jadinya kita menyampaikan perasaan itu lewat kata-kata yang lain: "jaga diri baik-baik, belajar yang benar, hati-hati dijalan, jangan ngbut, jangan lupa makan" Tapi sebenarnya itu cuma obsi-obsi lain dari perkataan yang sesungguhnya: "Saya Sayang Kamu, Saya Peduli Sama Kamu, Kamu Sangat Berarti Buat Saya, Saya Gak Mau Kamu Terluka".

Seorang anak pulang larut malam, dan akhirnya dapat omelan dari ayahnya. Anak itu hanya menangkap kemarahan sang ayah. Tapi kalau dia mencoba MENDENGARKAN CINTA, dia bakal menemukan "kamu gimana sih? Ayah kan khawatir sama kamu" kata ayahnya. Anda tahu tidak? Itu sama aja dengan "ayah sayang dan peduli sama kamu, kamu sangat berarti buat ayah". Namun sayangnya, nggak tersampaikan dengan lisan.

tidak ada salahnya jika kita coba MENDENGARKAN CINTA lewat kalimat-kalimat yang dikatakan orang lain. Ungkapan eksplisit itu penting, tapi bagaimana kita mengungkapkannya bisa jadi jauh lebih penting. Setiap pelukan bermakna cinta, meski kata-kata yang keluar sangat berbeda. Setiap perhatian yang diberikan orang lain menyimpan cinta walau bentuknya kaku, atau mungkin kasar. Yang pasti, kita harus mencari dan mendengar cinta yang ada dibaliknya.


(milis motivasi)